selamat malam kamu, iya kamu yang sebulan ini menganggu hari hari, kamu yang sebulanan ini menjadi seorang kutunggu kabarnya disetiap waktu, kamu yang kuharapkan dapat kumiliki seutuhnya
ya benar, kamu miliknya, milik seorang wanita yang mengenalmu lebih dulu dari pada aku, wanita yang sudah tujuh tahun mengisi hatimu, wanita yang sudah hampir pasti menjadi istrimu
berawal dari kesamaan hobi kita yang sama sama menggemari sepak bola, berawal dari kejahilanku membuat kamu marah saat aku mengejek Menchester Unitedmu, dari keisenganmu mengatakan bahwa MUmu ingin membeli Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale dari Real Madridku sehingga aku kesal, berlanjut dengan aku memanggilmu om tua karena umur kita yang berbeda 7 tahun dan kamu yang menyebutku brondongmu, yaah aku berusia 18 tahun dan kau berusia 25 tahun , dari panggilan gue lo ke gue lo serta menyisipkan "byy" hingga kini sudah sedekat akukamu
tak ada niat bisa sedekat ini denganmu , tetapi perhatian perhatian kecil mulai kubaca darimu, angan angan tentangmu pun sudah kubayangkan sebelum tidur meski aku tau kau sudah tidak sendiri
lama kelamaan, ada kecemburuan saat kau meminta izin ingin bertemu dengannya, ada tetes airmata yang jatuh saaf kulihat foto mesra kalian di akun instagrammu, ada luka saat ku tahu senyummu bukan untukku
pada detik aku menulis catatan sampah ini, kita sudah begitu dekat , sudah tak ada lagi rahasia diantara kita, saat bertemu pun aku seperti mengenalmu bertahun tahun, bahkan saat bertemu yang pertama kali kamu reflek merangkul pundakku, kau tahu? aku bahagia
namun aku masih bimbang dengan hubungan kita yang cukup rumit ini
ingin kupertahankan, tapi jelas sakit saat tahu aku bukan yang kamu prioritaskan, saat keberadaanku seperti debu yang melayang, selalu kamu tutupi dan seakan ditiadakan
namun aku takut menyesal bila aku memilih pergi darimu, ketakutan akan serangan rindu akan kehadiran kamu, aku takkan sanggup kehilangan panggilan "byy" darimu, aku takut kehilangan dirimu
yang tetap harus kamu tahu bahwa, aku tak pernah bermaksud merusak hari harimu dengannya, aku hanya mencintaimu dibalik layar, menemanimu begadang sambil menonton bola, memberikan apa yang tidak kamu dapatkan darinya, aku menyayangimu dari sisi yang berbeda dengan dia
kalian sudah berjalan tujuh tahun , cinta kalian sudah begitu abadi, akan sulit bagiku meruntuhkan dinding itu,
saat aku masuk kedalam permainan ini aku sudah sadar waktu kita tak mungkin abadi sayang, aku mengerti bahwa posisiku rentan untuk terhapuskan, aku pun sudah siap ditinggalkan kapan saja olehmu, meski ya kau tau itu akan membuat luka bagiku tapi jangan pedulikan itu yaa
airmataku sudah berlinang sayang, tak bisa lagi ku teruskan ocehan sampah ini, kata kata indah pun sudah tak bisa kutemukan lagi, selamat malam sayang
dari brondong nakalmu yang tak pernah berhenti merindu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar