Jumat, 17 Mei 2013

Takkan Terungkap

aku takut mencintai kamu bukan karena aku tak dapat mencintai
bukan pula seribu alasan tentang cintaku yang telah terbagi
aku hanya takut saat nanti cintaku tak seutuhnya milikmu
kenapa ? karena saat itulah aku menyakiti hatimu

ada yang salah dengan cinta ?
tentu tidak , bukan salahmu bukan juga salahku
tidak ada yang saat orang berharap memiliki dan dimiliki
kenapa ? karena aku tak bisa melihatmu bersedih untuk sekian kalinya

sadis memang , tapi itulah keinginan nuraniku
tapi akan terlalu sadis saat aku memaksakan cinta untukmu
betapa naifnya aku saat berharap cinta tapi kepedihan yang kuberi
kenapa ? karena aku tak akan memaafkan aku jika melihat mu menangis

biarlah cinta kita itu bersemi
biarkan waktu yang bersaksi
kejujuran tentang rasaku tidaklah begitu penting
kenapa ? karena saat kita tak bisa bersama aku akan menjadi rongsokan tak berdaya

ada syair yang begitu indah tentang mu dihati
ada senyuman yang berlebih untuk mu disetiap waktu
aku mentaimu begitu tulus
aku mencintaimu begitu ikhlas
kenapa ? karena rasaku tak pernah bohong

aku akan hadir disisimu dengan segenggam harapan
rasa cintaku tak berkurang meskipun kau berkubang dalam kehampaan yang tertahan
kehangatan cintaku bisa kau rasakan saat hatimu menggigil kedinginan
nyanyian merduku bisa selalu kau dengar saat rindu datang dan selalu akrab denganmu
kenapa ? karena rasaku lebih dari sekedar yang kau harapkan 

Jumat, 26 April 2013

Aku dan Kamu

apa salah ku mencintaimu 
mengapa logikaku tak bersahabat 
apa karena berbeda denganku 

jika memang benar 
mengapa hatiku terus merindumuu
apa salah dia dan keimanannya 

aku mencintaimu
tapi kita itu istiqlal dan katedral
kita berbeda, alhamdulillah dan puji tuhan
bagaimana bisa aku bersujud sedangkan calon imamku dibaptis 

Rabbi, aku mencintaimu
tapi tak bisa kuingkari rasa ku juga besar untuknya
bagaimana ini ya Rabb ? aku menginginkan dia
seorang yang tak pernah menyebut namamu

istiqlal dan katedral
Nabi Muhammad dan Isa alMasih
bismillah dan tuhan memberkati
aku dan kamu

Kamis, 28 Maret 2013

merinduu

pagi tadi , ku tatap lagi wajah itu
mata ku memotret objek terindah
objek yang kurindukan siang dan malam
andai dia tahu 
aku hanya separuh sayap



rangkul aku agar kita bisa terbang
genggam erat tanganku



dan jangan pernah pergi
cinta ? rindu ? sayang ?
perasaanku bukan sekedar itu
rasaku padamu lebih dari sekedar kata
waktumu pun sudah tak banyak
sesaat lagi tak bisa lagi kutatap wajahmu dipagi hari
kau pergi ke dunia baru
tentu saja itu menyakitkan
merindu
aku mungkin terlalu banyak berceloteh tentangmu
atau mungkin aku terlalu bodoh memikirkanmu
memikirkan kamu yang mustahil kumiliki
ah , entahlah yang jelas aku mencintamu


Rabu, 06 Maret 2013

Surat Kecil Untuk Ayah

Dear Ayah :')

    Ayah apa kabar? Aku harap Tuhan menjaga ayah dengan baik karena mulai hari ini dan seterusnya aku dan ibu tidak bisa lagi melihat ayah. Ibu tak berhenti menangis aku pun ikut sedih, makanya kubuat surat ini agar sedihku berkurang.

    Foto ayah masih kubingkai dikamar kamarku , saat ayah masih memegang mendali, ayah sangat tampan. Saat itu ayah belum terinfeksi AIDS, ayah tak pernah menyembunyikan penyakit HIV itu terutama daruku putra ayah.

Kamis, 24 Januari 2013

Tersakiti Karena Menyakiti


Maaf, aku sudah tak berhak lagi atasmu,
tak berhak lagi untuk memaksamu makan
Aku juga tak berhak lagi melarangmu untuk tidur larut
Bahkan untuk merindukanmu pun sudah tak bisa.
Tapi semua baikbaik saja kan? 
Kau bahkan sudah memiliki dia
Apa yang kau cari? 
Masih saja mencoba mempermainkan hati


Kau seperti sampah sayang, 
ingin ku mengambilmu lagi
Mendaur ulang semua cerita kita
tapi kau terlalu bodoh
Meninggalkan aku dan semua kenangan hanya untuk dia
Wanita yang jelas lebih buruk dari aku
jelas lebih buruk sayang

Kau tau betul cintaku lebih besar dari cintanya kan ?
Ohiya, kau tak mengerti cinta. Aku lupa dengan itu
Kau hanya memikirkan nafsumu, bergembala dengan banyak hati
Sungguh memalukan sayang , kau seperti sampah

Aku sebagai mantanmu masih tak habis pikir
Sampai kapan mau seperti ini ?
Jujur saja aku iba melihatmu
Tersakiti karena menyakiti

Rabu, 02 Januari 2013

Penyesalan Untuk Selamanya :')


“apa lagi? Buat apa kau menemuiku lagi? Bukankah kamu sendiri yang bilang kalau kita ga bakal ketemu lagi” tanya aku sinis setibanya dia

Wajahnya mendadak memelas, seperti meminta aku untuk memaafkannya. Tapi aku tak peduli, rasa sakit hati dan kecewa ku mengalahkan cinta dan kasihanku padanya.

       “maafkan aku, aku menyesal” dia mengatakan hal yang sudah bosan kudemgar.
       “untuk apa? Mengapa baru sekarang kau sesali semua ini? Terang saja aku bosan mendengar maaf dan sesalmu itu” aku menjawab dengan acuhnya
       “Ayra, kumohon maafkan aku.”
       “tak ada yang perlu dimaafkan, aku sudah memaafkanmu dari pertama kau mengecewakanku”
       “benahkah itu?”