kutatap langit bertaburan bintang , sejenak kumerasa mereka mengejekku
"mengapa kau sendiri? mana orang yang selalu menemanimu dulu? mana orang yang mengakui kau bidadarinya? mana orang yang mengatakan kau hanya satusatunya?"
bintang bintang itu menertawakan kesendirianku.
terbayang lagi lengkung senyum hangatmu, renyah tawamu, muka marahmu, dan peluk hangatmu
airmataku terjatuh lagi
aku merindukanmu bodoh, adakah kau memikirkannyaa ? adakah kau berusaha tuk kembali padaku ?
mana mungkin itu terjadi, kaukan hanya memikirkan dia, merindukan dia dan tak mungkin memang aku sudah tak ada dihatimu, kenangan yang kau ciptakan itu pun sudah tergantikan oleh nya , iyaa kan ?
kau tau ? saat terberat dalam hidupku bukan saat kau pergi dengannya, tapi saat kau pergi bersama seseorang yang bahkan tidak lebih baik dari aku dan semua orang tau itu
dan aku pun dengan bodohnya masih menunggu dirimu, masih berharap kau merindukanku, berharap kau sadar bahwa cintaku lebih sempurna.
aku percaya bahagia dan sedih itu sepaket, saat aku telah melewati ribuan kebahagian bersamamu aku yakin kesedihan itu akan datang menimpaku, tapi aku tak menyangka secepat ini dan kisahnya pun begitu tragis
.
dia datang dan mengambilmu dariku dan kau pun mau saja terbujuk olehnya.
kau membuat senyuman diwajahnya dan meninggalkan tangisan dihatiku.
aaa mengingatmu membuatku terluka dan bahagia disaat yang sama

Tidak ada komentar:
Posting Komentar